Mediaonlineindonesia.com, Maros (21/02/2022) – terkait harga pupuk subsidi yang beredar di kabupaten maros, JAKSA indonesia cabang maros lakukan audensi dengan dinas pertanian kab. Maros.
Dalam audensi tersebut di hadiri oleh kepala dinas pertanian abd. azis, sekretaris dinas pertanian muhammad danial, beberapa kabala bagian dinas pertanian, pihak distributor dikawal dari pihak polres maros.
Audensi dibuka oleh sekretaris dinas menyampaikan terima kasih kepada teman-teman Jaksa yang telah hadir untuk menyikapi persoalan yang sangat vital di kabupaten maros.”ucapnya
Sementara itu perwakilan dari tokoh pemuda camba awal tawakkal juga mebyampaikan bahwa persoalan ini sangatlah urgent untuk dikawal, apalagi kondisi petani untuk di kecamatan camba sangat membutuhkan pupuk.”ungkap awal tawakkal
Awal yang juga sapaan akrab awal tawakkal menambahkan bahwa untuk di daerah camba harga pupuk bervariasi mulai dari harga Rp.130.000 hingga Rp.140.000 dan ini sangat memberatkan petani yang ada di camba.”tambah awal
Mendengar penyampaikan tersebut kepala dinas pertanian abd. Azis geram atas tindakan pengecer yang menjual pupuk subsidi diatas HET.
“insyaallah dinda saya akan panggil distributor dan pengecernya. Kita tindaki ketika ada hal demikian dan kami akan libatkan unsur forkopimda supaya bisa ditindak lanjuti.”terang abd. Azis yang juga kepala dinas pertanian kabupaten maros
Mendengar penjelasan tersebut ketua Jaksa indonesia cabang Maros irwan sangat mengapresiasi baik dari pihak dinas pertanian dan distributor yang sempat hadir pada pertemuan itu.
“kami sangat mengapresiasi pihak dinas pertanian kabupaten maros dan distributor yang hadir pada pertemuan ini, tapi sangat disayangkan karna distributor yang menangani kecamatan camba dan mallawa tidak hadir, semoga pertemuan ini menjadi berkah dan kabar baik untuk petani kedepannya serta kebutuhan pupuk dan harga sesuai dengan permentan nomor 41 tahun 2021.”jelas irwan yang juga sebagai ketua Jaksa Indonesia cabang Maros
Diakhir audensi awal tawakkal kembali menegaskan agar secepatnya dilakukan pertemuan yang dihadirkan distributor dan pengecer yang ada di kabupaten maros dan untuk pengecer masih nakal segera dihentikan dan dicabut izinnya.
“kami berharap agar segera dilaksanakan pertemuan yang di hadiri oleh distributor dan pengecer, dan bagi pengecer yang masih menjual diatas harga HET agar di berhentikan dan di cabut izinnya.”tutup awal