Hilda Jufri Korcam PKH Manggala

MakassarMOI.COM,– Sebuah ikhtiar yang tiada henti dengan bekal pengalaman pemberdayaan yang lumayan banyak , Hilda Jufri , SE Korcam PKH Kecamatan Manggala membantu KPM PKH ( Keluarga Penerima Manfaat ) dari lahir hingga meninggal. kata Hilda kepada pewarta dalam wawancara sesaat setelah penerimaan santunan kematian jupri yang merupakan salah satu peserta dari BPJSTK cabang Makassar yang mendapatkan santunan 42 juta rupiah. “bahkan sebelum lahirpun jabang bayi KPM PKH tak luput dari bantuan, melalui program keluarga harapan calon calon bayi KPM itu di bantu dalam hal pemberian makanan bergizi, vitamin dan pengaturan pola hidup yang baik dan cerdas sehingga ibu hamil itu melahirkan dengan normal dan dipastikan tidak mengalami stunting, tegas Hilda, dia juga merasa sangat bersyukur dan terharu karena setiap harinya dapat membantu warga Masyarakat kurang mampu dalam segala hal yang menyangkut kebutuhan mereka, bahkan baru baru ini kami membantu mereka mendaftar masuk sekolah dari SD, SMP dan SMA karena pendaftarannya secara online dan banyak diantara KPM PKH itu belum bisa mengakses pendaftaran secara online, kami bantu dengan tulus dan Alhamdulillah semuanya Lulus sekolah negeri tegas Hilda, dia menegaskan ” kalau mereka kasian mendaftar lewat toko yang memberi jasa layanan pendaftaran. Mereka harus lagi mengeluarkan uang jasa antara 100-150 ribu rupiah, kasian mereka kata Hilda .

Hilda Jufri Korcam PKH Manggala Dalam Kunjungan Ke Rumah Warga.

Dalam kegiatan pemberian santunan kepada Jupri ( 32 ) oleh BPJS-TK disaksikan langsung unsur pemerintah setempat ada Lurah, LPM, Binmas , Babinsa dan tokoh tokoh masyarakat lainnya yang dilaksanakan di Balla Rewako kelurahan Bitowa Kecamatan Manggala. Pemberian santunan tunai itu menurut Hilda sangatlah bermanfaat karena bisa menjadi pelipur lara dan bisa mejadi modal usaha keluarga yang di tinggal.

Dalam kegiatan yang juga di hadiri oleh Risna Pranedya selaku Account Officer BPJS-TK Cabang Makassar. Dalam sambutannya Risna menjelaskan ” bagi warga masyarakat yang belum terdaftar segeralah mendaftar menjadi peserta BPJS-TK kepada ibu Hilda. Karena manfaat yang diperoleh sungguh banyak dan Insya Allah sangat bermanfaat. Seperti yang kita saksikan hari ini jupri yang baru membayar iuran dua bulan sebesar 16.800 ribu perbulan karena takdir Allah SWT, beliau meninggal dan pemerintah melalui BPJS-TK memberi santunan kematian sebesar 42 juta rupiah secara tunai tanpa potongan apa apa ” tegas Risna. Dia juga menjelaskan bahwa melalui perubahan dari Jamsostek ke BPJS-TK seluruh masyarakat sudah bisa dilayani menjadi peserta asalkan peserta tersebut bekerja dan berpenghasilan serta dapat membayar iuran secara tepat waktu , Risna menegaskan bila dibandingkan dengan uang parkir, uang pak ogah atau uang rokok , iuran BPJS-TK jauh lebih murah karena hanya sekitar 16.800 rupiah perbulan tutupnya .