Photo Nurul Huda saat orasi depan kantor dinas pendidikan kab. Pinrang

Mediaonlineindonesia.com, pinrang (08/06/2021) – PENGURUS JAKSA CABANG PINRANG di bidang investigasi dan advokasi menerima laporan dari masyarakat terkait adanya praktek- praktek pungutan liar di polres pinrang pada bagian pembuatan sim di satlantas polres pinrang.

Salah satu masyarakat pinrang yang tak ingin di sebutkan namanya menyampaikan bahwa Sudah tiga kali mendatangi satlantas polres pinrang untuk memperpanjang sim akan tetapi selalu di nyatakan gagal dalam tes komputer.

“Saya sudah ke 3 kalinya masuk polres pinrang untuk memperpanjang sim mobil (sim A) dan motor (sim C) saya. Saya selalu gagal dalam tes komputer. Saya grogi pegang mouse dan berhadapan dengan komputer , yah wajarlah kita orang tua tidak pernah sekolah.” Terangnya

Dia juga menambahkan setelah 3 kali gagal kemudian ditawarkan oleh oknum untuk membayar sebesar 450.000 untuk sima C dan 300 sim A. Kemudian setelah membayar sesuai permintaan oknum tersbut dia pun di luluskan dalam tes komputer.

“setelah galgal 3 kali ada oknum polisi yang menawari untuk membantu saya dengan membayar 450.000,saya di loloskan di tes komputer pada pembuatan sim C. Dan 300.000 untuk tes komputer pada pembuatan sim A, setelah itu proses perpanjangan sim saya selesai dengan membayar total 750.000 sudah termaksud uang kesehatan.”tambahnya

READ  Kepedulian Terhadap Tenaga Pendidik, Danrem 061/SK Pantau Vaksinasi Untuk Dosen dan Guru

Hal tersebut mendapat tanggapan dari Nurul Huda yang merupakan pengurus PC JAKSA PINRANG terkhusus di bidang investigasi dan advokasi bahwa praktek pungli masih terjadi di satlantas polres pinrang pada pembuatan sim.

“kasian masyarakat yang sudah ikut seluruh standar oprasional pembuatan sim lantas mereka juga tetap dikenakan pembayaran yang tidak sesuai dengan PP NO 76 TAHUN 2020 tentang PNBP.”ungkap Nurul huda

Nurul juga sapaan akrab nurul huda menyampaikan akan melakukan konsulidasi bersama jajaran pengurus PC JAKSA Indonesia kab. Pinrang terkait aduan masyarakat mengenai praktek pungli yang terjadi di satlantas polres pinrang kemudian akan aksi unjuk rasa di kantor polres pinrang.

“Kami akan melakukan konsulidasi sebelum aksi untuk mengusut tuntas aktor yang berbisnis dengan masyarakat di tubuh satlantas polres pinrang.”Tutup nurul yang juga salah satu aktivis perempuan di kab. Pinrang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here