Bone – MOI.COM,- Telah dilaksanakan kegiatan syukuran dalam rangka peresmian Pondok Pesantren Darul Lappae, bertempat Desa Lappae Kecamatan Tellu Siattinge Kabupaten Bone, Minggu, (04/04/2021).

Kegiatan dibuka oleh Kepala Desa Lappae yang diwakili oleh Drs. Andi Abd. Hafid Mulana, M.Si dan dihadiri oleh Pembina Pondok Pesantren Darul Lappae AKBP Muh. Kadarislam Kasim, SH. Sik. Msi.

Camat Sibulue A. Zainal Wahyufi, S.E, M.Si, Kapolsek Tellu Siattinge IPTU H. Alimuddin, Kapolsek Tellu Limpoe IPDA Kamaluddin, SH, Kepala Dinas Sosial A. Aryad Lantara.

Owner Surya Indah H. Hanifang, Ketua Baznas Kab. Bone Drs. H. Zainal Abidin, Ketua Umum BPC HIPMI Kab. Bone H. Bahtiar, Kepala Desa Lappae Hj. A. Mardiana.

Kepala Desa Lanca A. Rahmatang, S.Sos, Kepala Desa Kampuno H. Abustang, Kepala KUA Kec. Tellu Siattinge Syahruddin, S.Ag. MH, Ustad Siswandi Marsuqi.

Kanit Sabhara AIPTU Soedjado, Bhabinkamtibmas Desa Lappae BRIPTU Citra Demmu, Babinsa Lappae KOPDA Rusanto, Para Tomas, Toga, Toda dan tamu undangan kurang lebih 50 orang.

Ipda Kamaluddin, S. H Kapolsek Tellu Limpoe Polres Bone yang hadir pada kegiatan itu saat ditemui usai kegiatan mengatakan bahwa menurutnya jika membahas tentang pesantren, dalam sistem pendidikan Nasional, Pondok Pesantren menempati posisi yang tidak kalah penting di bandingkan dengan lembaga-lembaga pendidikan lainnya.

Lanjut Oleh sebab itu, di era sekarang ini dimana globalisasi informasi yang begitu deras, menuntut pondok pesantren menempatkan diri setara dengan pendidikan formal dan memainkan perannya secara maksimal. Dengan demikian Pondok Pesantren yang memiliki potensi dalam bidang pendidikan, keagamaan dan sosial itu dapat ditingkatkan peran dan partisipasinya secara lebih aktif lagi dalam rangka pemberdayaan masyarkat.

Maka pesan saya kedepan, dengan adanya pondok pesantren yang ada di Lappae ini dapat juga berfungsi sebagai pembentukan Karakter dan agen perubahan sosial yang ada di masyarakat di tengah era modern seperti sekarang ini.

Selain itu juga dapat berfungsi sebagai lembaga control sosial terhadap perubahan-perubahan nilai budaya dan norma social yang terjadi di masyarakat.

Kemudian saya berharap Agar semua Pondok pesantren terbuka untuk umum, artinya tidak ada pondok pesantren yang tertutup untuk semua pihak terutama pemerintah dan kepolisian agar bisa di kontrol dalam hal pendidikan agama yg menyimpang dan tujuan utamanya pesantren adalah menciptakan generasi bangsa yg agamis.

Terakhir, Pondok pesantren bisa sebagai wadah pembentukan generasi generasi pencinta ulama, agar kita semua termasuk aparatur negara khususnya kepolisian bisa selalu libatkan ulama dan tokoh agama dalam ikut andil dalam menjaga keamanan negara kita tercinta, karna keamanan negara dan bangsa merupakan tanggung jawab kita bersama tidak terkecuali para ulama dan tokoh agama, tutur Ipda Kamaluddin

Dan Menurut Ustad Siswandi Marzuqi yang merupakan salah satu pendiri sekaligus pengasuh pondok pesantren Darul Lappae mengatakan bahwa benar ini hari lagi syukuran peresmian Pondok pesantren.

Dan pada dasarnya Pesantren ini didirikan sebagai wadah untuk membina generasi umat menjadi pelopor kebaikan dan kedamaian dengan asas kesadaran Agama yang baik dan betul dan insya Allah semua akan tercapai dengan baik jika pesantren terbuka dan melibatkan semua elemen masyarakat tolong menolong dalam kebaikan dengan dasar kasih sayang dan lemah lembut dan untuk Visi misi Pondok ini ” menciptakan generasi penghafal Al-Qur’an yang siap berkontribusi untuk pembangunan bangsa dan negara, Ucapnya, S.H.(TL_112).